Perbedaan Pemasaran Online dan Offline

Sering kali kita salah tafsir mengenai dunia pemasaran, padahal strategi pemasaran Online dan Offline sangat jauh berbeda. Baik dari segi target sampai dengan teknik pemasarannya.


Apa Perbedaan Pemasaran Online dan Offline yang mendasar ?

Pemasaran Offline

Adalah suatu teknik pemasaran secara tatap muka atau lebih simpelnya bahwa penjual dan pembeli bertemu kemudian melakukan transaksi dari awal pembelian hingga akhir. Contohnya di pasar

Strategi pemasaran yang dilakukan pemasaran offline adalah untuk menarik target konsumen dengan membuat banner atau spanduk di sekitar toko , bisa juga dengan membagikan brosur kepada para pejalan kaki dan menawarkan produknya secara langsung. Untuk toko yang besar teknik promosinya bisa menggunakan televisi maupun radio, bahkan tidak jarang yang masih menggunakan brosur sebagai bahan promosi. Tapi kelemahan dari pemasaran offline adalah konsumen yang membeli barang di toko tersebut pastinya adalah masyarakat yang mengenal ataupun bertempat tinggal di daerah yang sama

Perbedaan Pemasaran Online dan Offline, Sosial Media Marketing


Pemasaran Online

Merupakan teknik pemasaran yang dilakukan dengan tidak bertatap muka secara langsung, atau bisa juga teknik pemasaran dengan menggunakan media Internet.

Strategi pemasaran online yang digunakan untuk mencapai target konsumen pemasaran online adalah dengan menggunakan SEO (Search Engine Optimization) atau bisa juga menggunakan teknik SEM (Search Engine Marketing) serta Pemasaran Sosial Media.


Pemasaran Sosial Media Adalah

Pemasaran Sosial media atau Sosial Media Marketing adalah suatu bentuk promosi melalui media sosial di internet, baik itu melalui facebook, instagram, website dan lain sebagainya. 

Sosial media digunakan oleh para pemilik usaha yang memiliki suatu tujuan untuk membangun keterikatan atau komitmen dengan konsumen. Ini karena sosial media mempunyai fitur unik yang dapat memungkinkan si pemilik bisnis dengan calon konsumen melakukan percakapan untuk membentuk word of mouth (dari mulut ke mulut) hanya dengan cara klik tombol Share, Like dan Re-tweet ( seperti yang terdapat pada fitur Facebook dan Twitter). Dengan melakukan mention dan tag kepada teman di sosial media atau konsumen, maka kamu juga bisa berbagi informasi berupa  promo, baru baru atau hal-hal yang berkaitan dengan bisnis kamu.

Sosial media menawarkan berbagai fitur menarik, bahkan mampu menjangkau lebih banyak wilayah dan dengan waktu yang lebih cepat ketimbang menggunakan media konvensional.

Sifat Unik Sosial Media

Sosial media memiliki beberapa karakteristik atau sifat yang unik, diantaranya yaitu :

  • Transparan atau terbuka, maksudnya adalah sosial media itu terbuka terhadap segala informasi kepada para penggunanya. Sosial media bertujuan untuk menyebarkan berbagai informasi supaya informasi tersebut diketahui publik baik oleh individu atau kelompok sosial.
  • Terdapat dialog, artinya selebritis, brand bisnis atau juga perseorangan mampu menjalin hubungan dan komunikasi secara interaktif dengan para followernya. Terutama apabila kamu adalah pemilik sebuah bisnis, semakin cepat respon yang kamu berikan, maka calon konsumen akan semakin menyukai produk dan pelayanan dari kamu.
  • Jejaring sosial: sosial media memiliki keterkaitan antara pengguna. Ibaratnya seperti jaring laba-laba yang terhubung satu dengan yang lainnya, mereka dapat saling berkomunikasi dan menjalin pertemanan secara online melalui internet. Sebuah komunitas di jejaring sosial memiliki peranan yang cukup kuat dalam mempengaruhi audiensnya.
  • Multi opini artinya, setiap orang bebas mengungkapkan pendapatnya dan berargumentasi dengan pengguna lainnya secara interaktif.
  • Multi form bentuk sosial media sangat beragam dan terdiri dari banyaknya channel atau kanal seperti video, portal web, media sosial press release dan sebagainya.
  • Memiliki kelebihan sebagai media promosi online sosial media memiliki fitur atau tools yang bisa memunculkan peluang dalam mewujudkan visi dan misi sebuah kelompok atau organisasi. Karena sifatnya yang mampu menjangkau banyak kalangan, maka dari itu sosial media sering dimanfaatkan sebagai media promosi oleh para pebisnis online


Lalu, Apa itu Social Media Marketing?

Saat ini, semakin banyak produsen atau pelaku bisnis yang tidak hanya memiliki blog atau website, namun juga memiliki akun media sosial seperti Twitter, Facebook, Instagram, dan lain sebagainya untuk memperkenalkan produk atau menjalin komunikasi demi meningkatkan mutu pelayanan dan penjualan.

Mereka yang selama ini hanya memiliki website atau blog menyadari bahwa komunikasi yang baik bukan hanya terjalin melalui hubungan satu arah, tapi komunikasi yang baik bisa terjadi karena adanya hubungan timbal balik. 

Maka dari itu, melalui sosial media yang mereka miliki, mereka bisa mengetahui yang hal yang sangat penting yang ingin didapat oleh konsumen mereka, serta masukan yang apa bisa mereka gunakan untuk meningkatkan mutu produk serta pelayanan.

Jadi bisa dikatakan bahwa cakupan pemasaran online adalah tidak terbatas, sebab semua orang bisa melihat produk yang kamu tawarkan di mana pun mereka berada, bahkan meskipun beda benua mereka masih bisa melihat produk apa yang kamu tawarkan kepada mereka.

Sehingga semakin banyak jaringan promosi yang didapat, maka semakin besar pula kesempatan kamu untuk menambah konsumen yang berpotensial


Kesimpulan

Dengan membaca artikel di atas kamu pasti sudah paham betul apa yang dimaksud dengan Pemasaran Online dan Offline, keduanya memiliki kelebihan masing-masing.

Tapi, di zaman ini  dengan masuknya dunia digital yang berkembang pesat, sangat mudah bagi kamu untuk menjangkau pelanggan di berbagai belahan dunia. Hal ini, tentu saja karena penggunaan internet bisa digunakan di mana saja dan kapan saja.

Semoga artikel ini membantu, Terima kasih sudah membaca

0 Komentar